Archaebacteria, Ciri – Ciri Dan Klasifikasinya

| January 24, 2013

Archaebacteria

Archaebacteria, Ciri - Ciri Dan Klasifikasinya - Indobeta

Archaebacteria, Ciri – Ciri Dan Klasifikasinya – Indobeta

 

Berasal dari bahasa Yunani, achaio yang berarti kuno. Sesuai dengan sifat bakteri Archaebacteria  yang merupakan pendahulu atau nenek moyang dari bakteri.

Bakteri ini hidup dalam lingkungan ekstrem, di mana organisme lainnya umumnya tidak akan bisa bertahan hidup.

Ciri – ciri umum dari organisme ini adalah :

> susunan tubuh sangat sederhana

> dinding sel tidak mengandung peptidoglikan

> hidup dalam lingkungan ekstrem

> tersusun atas satu sel yang hidup secara berkoloni atau berupa flamen dengan ukuran yang kecil

 

Klasifikasi Archaebacteria

Berdasarkan lingkungan di mana bakteri ini hidup, Archaebacteria bisa dibagi dalam tiga kelompok, yaitu:

1.Methanogens (metanogen)

Hidup dalam lingkungan yang hanya mengandung sedikit oksigen (anaerobik), seperti :

  • dasar rawa
  • di bawah lapisan Greenland
  • saluran pencernaan

Serta merupakan kelompok yang bisa menghasil gas metan dari H2 dan CO2.

2. Thermoacidhophiles (termofil)

Hidup dalam air yang memiliki suhu sangat ekstrem, sekitar 230 derajat Farenheit dengan pH sangat rendah, yaitu di bawah 2.

3. Ekstrem Halophiles (halofil)

Hidup dalam lingkungan yang mengandung garam seperti pada Great Salt Lake, Utah dan Laut Mati yang kandungan garamnya sangat tinggi. (nn)

Tags: , , ,

Category: IPA

Comments are closed.