Cara Kerja Setrika

| January 3, 2012 | Comments

Cara Kerja Setrika – Dulunya cara kerja setrika hanya mengandalkan bara api yang dimasukan ke dalam setrika. Menggunakan setrika pada waktu itu sangat merepotkan dan masih berat.

Dan cara kerja setrika terus dikembangkan sampai akhirnya sekarang kita bisa menggunakan setrika listrik.

Cara kerja setrika listrik secara sederhana adalah dengan mengubah energi listrik yang diperoleh menjadi energi panas.

Cara Kerja Setrika

Dan energi panas itulah yang keudian kita manfaatkan untuk menghaluskan permukaan pakaian yang kusut.

Tapi tentunya perubahan energi listrik dalam setrika tidaklah terjadi begitu saja. Ada beberapa komponen yang mendukung cara kerja setrika listrik hingga menghasilkan panas.

Pada dasarnya kompenen listrik terdiri dari elemen pemanas, gagang, kabel penghubung dan lempeng logam yang dijadikan alas sebuah setrika.

Cara kerja setrika dimulai dari kabel penghubung yang mengalirkan arus listrik kepada komponen setrika untuk diubah menjadi panas.

Dan komponen yang bertugas untuk mengubah listrik menjadi panas dalam cara kerja setrika adalah elemen pemanas. Elemen pemanas biasanya terbuat dari kawat nikelin.

Panas yang dihasilkan oleh pemanas ini kemudian akan disalurkan ke lempeng logam yang kemudian digunakan untuk menghaluskan pakaian.

Sedangkan pegangan yang terbuat dari isolator berfungsi untuk memudahkan kita menggerakan setrika.

Selain komponen tersebut setrika juga biasanya dilengkapi dengan saklar otomatis yang menggunakan teknologi bimetal. Bimetal merupakan sensor suhu dalam setrika.

Penggunaan saklar otomatis dalam setrika dimaksudkan untuk membuat elemen pemanas tidak cepat rusak.

Setrika yang tidak dilengkapi dengan saklar otomatis biasanya akan menghasilkan energi panasa yang tidak bisa dikendalikan. Sehingga kawat dalam elemen panas akan cepat putus. (nn)

Category: Elektronik