COPD (Chronic Obstructive Pulnory Disease)

| April 27, 2012

COPD adalah

Chronic obstructive pulmory disease (penyakit pulmoner obtruktif kronis) atau dikenal juga penyakit paru – paru kronis  merupakan penyakit paru – paru kronis yang paling sering ditemui.

Penyakit ini diperkirakan menyerang 17 juta penduduk Amerika Serikat dan insidensinya semakin meningkat.

COPD lebih sering menyerang orang yang telah menginjak usia di atas 40 tahun.

copd

Patofisiologi COPD

Penyebab munculnya penyakit COPD bisa diakibatkan oleh :

  • emfisema
  •  bronkitis kronis
  • asma
  • atau gangguan – gangguan lainnya

Faktor – faktor yang meningkatkan resiko terjadinya penyakit COPD antara lain :

  • polusi udara yang tinggi
  • alergi
  • rokok
  • faktor familial atau herediter (defisiensi alfa – antitripsin)
  • lingkungan kerja yang berhubungan dnegna paparan debu atau gas berbahaya
  • infeksi traktus respiratorik rekuren atau kronis

Tanda – tanda atau gejala yang timbul pada awal penjangkitan COPD adalah :

  •  menurunnya kemampuan berolahraga atau kegiatan berat lainnya
  • batuk produktif
  • dispenea saat mengerahkan sedikt tenaga
  • sering mengalami infeksi traktus respiratorik
  • hiposekmia intermiten atau terus – menerus
  • studi fungis pulmoner yang abnormal secara kasat mata
  • bentuk tingkat atas :
    • deformitas toraks
    • ketidakmampuan yang parah
    •  kot pulmonale
    • gagal respiratorik parah
    • kematian

Askep COPD

Penanganan yang bisa dieberikan pada penderita COPD antara lain :

  • bronkodilator bisa membantu meringankan bronkospasma dan membantu pembersihan sekresi
  • inhalasi kortikosteroid diberikan sebagai terapi pemeliharan
  • batuk secara efektif, drainase potural dan fisioterapi dada membantu menggerakan sekresi
  • oksigen konsentrasi rendah bisa diberikan jika analisis gas darah arterial membutuhkan oksigen, ini juga bisa menghindari terjadinya narkosis karbondioksida
  • natibiotik diberikan untuk mencegah/mengobati infekis traktus respiratorik
  • vaksinasi pneumokokal dan vaksinasi influenza tahunan merupakan tindakan preventif yang penting
  • Pembedahan reduksi volume paru – paru bisa memungkinkan jaringan paru – paru yang lebih erfungsi untuk berekspansi dan diafragma kembali ke posisi naiknya yang normal. (nn)

Tags: , , , , , , , , , , ,

Category: MEDIS