Dasar Hukum Hak Paten

| June 13, 2012

Hak Paten

Hak paten merupakan salah satu hak cipta yang melindungi hasil karya seseorang. Hak paten berfungsi untuk melindungi ide atau cara kerja yang dihasilkan seseorang.

Hak paten melarang seseorang untuk menciptakan barang atau jasa yang cara kerjanya (proses) produksinya sama dengan ide yang telah memiliki hak paten.

Pemilik hak paten berhak untuk melakukan sendiri hasil invesinya atau memberikan izin kepada pihak lain untuk melakukan atau menjalankan idenya.

 

Dasar Hukum Hak Paten

Masa Berlaku Hak Paten

Hak paten hanya berlaku dalam jangka waktu tertentu, tergantung jenis hak paten yang didapatkan :

  1. hak paten biasa : masa berlaku hingga 20 tahun terhitung dari tanggal terbit
  2. hak paten sederhana : masa berlaku hingga 10 tahun terhitung dari tanggal terbit

Untuk mendapatkan hak paten, hasil invasi harus memiliki unsur baru yang belum pernah ada sebelumnya dan dapat diterapkan pada bidang industri.

 

Dasar Hukum Hak Paten

Ketentuan yang berkaitan dengan hak paten telah diatur dalam :

  1. UU No. 14 tahun 2001 tentang Paten
  2. PP No. 34 tahun 1991 tentang Tatacara Permintaan Paten
  3. Kepetusan Menkeh No. M. 01 – HC.02.10 tahun 1991 tentang Paten Sederhana
  4. Keputusan Menkeh No. M. 06 – HC.02.10 taun 1991 tentang Pelaksanaan Pengajuan Permintaan Paten

Pelanggaran akan hak paten bisa dikenai sanksi :

  1. hak paten biasa :  pidana kurungan maksimal 4 tahun penjara dan denda Rp 500.000.000
  2. hak paten sederhana : pidana kurungan maksimal 2 tahun penjara dan denda Rp 250.000.000

Pengajuan hak paten bisa didapat dengan mengajukan permohonan kepada Kantor Paten (Ditjen HAKI) dengan melampirkan dokumen – dokumen yang diperlukan. (nn)

Tags: , , , , , ,

Category: BISNIS, HUKUM, Umum

Comments are closed.