Definisi Dan Fungsi BTP Antikempal

| October 25, 2012

Bahan Tambahan  Pangan

Bahan tambahan antikempal pada pengolahan makanan ditujukan untuk mencegah atau memperlambat proses pengumpalan pada makanan yang memiliki sifat mudah menyerap air.

Penggunaan bahan antikempal pada makanan memungkinkan makanan dalam bentuk bubuk atau sejenisnya untuk ditabur atau dituang.

 

Definisi Dan Fungsi BTP Antikempal

 

Sediaan makanan yang biasa menggunakan bahan tambahan antikempal adalah :

  • susu bubuk
  • krim bubuk
  • garam bubuk
  • kaldu bubuk
  • dan bahan bubuk lainnya

 

Bahan antikempal yang digunakan sebagai bahan tambahan pangan umumnya berbentuk bubuk/pertikulat yang lebih menyerupai garam meja.

Senyawa antikempal yang umum digunakan pada pengolahan makanan biasanya bersifat non – toksik dan dapat menyatu dengan metabolisme tubuh.

Senyawa ini biasanya berbentuk garam – garam anhidart yang mudah terhidrasu dengan cara mengikata air atau senyawa – senyawa yang mampu mengikat air tanpa harus menjadi basah dan menggumpal.

 

Jenis senyawa antikempal yang bisa kita jumpai adalah :

  • garam yang berasal dari asam lemak rantai panjang
  • kalsium fosfat
  • magnesium oksida
  • garam yang berasal dari asam – asam silikat

Sedangkan potasium dan sodium ferosianida meskipun termasuk dalam bahan tambahan pangan antikempal, namun untuk sekarang ini penggunaannya sudah mulai dibatasi.

Hal tersebut berkaitan dengan sifat toksik yang terkandung di dalamnya memiliki kadar yang cukup tinggi sehingga bisa berbahaya bagi kesehatan konsumen.

Bahan tambahan pangan lainnya memang relatif lebih aman. namun tetap perlu memperhatikan batas penggunaan yang telah ditetapkan secara global. (nn)

Tags: , , , , ,

Category: KULINER

Comments are closed.