Etika Terhadap Atasan Dalam Dunia Kerja
Etika Kerja
Dalam dunia kerja, tidak hanya hubungan dengan sesama rekan kerja yang harus kita bina dengan baik, hubungan dengan atasan pun harus terbina dengan baik.
Hubungan baik dengan atasan tidak selalu berkonotasi kita harus menjadi ‘penjilat yang selalu mencari perhatian dan pujian dari atasan.
Hubungan baik dengan atasan bisa terjalin dengan mematuhi beberapa rambu berikut.
Etika Bawahan Terhadap Atasan
Demi menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, hendaknya bawahan bersikap :
- menghormati pimpinan sesuai dengan porsinya sebagai atasan
- menjaga kesopanan, baik dalam tindakan, perilaku atau perkataan terhadap atasan
- mengerjakan tugas yang diberikan atasan dengan sebaik mungkin dan tanpa keluhan
- cepat tanggap terhadap kesibukan dan kesulitan yang dialami atasan
- selalu mengembangkan kemampuan dan nilai diri dalam rangka membantu tugas atasan dengan tulus
- menyelesaikan tugas dan menyerahkannya kepada atasan sebelum atasan memintanya
- jaga rahasia pimpinan, baik dalam jabatan ataupun rahasia pribadi atasan
- hindari kebiasaan ‘menjilat’ pimpinan dengan merendahkan rekan kerja sendiri
- hindari kebiasaan mengintimidasi pimpinan terhadap kesalahan yang diperbuat di depan rekan kerja
- jika pimpinan berbuat kesalan, kita tetap wajib mengingatkan tanpa harus menggurui pimpinan
- jika perintah yang pimpinan berikan, tidak sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku, kita bisa mengajukan protes yang dilakukan dengan sopan, tenang dan tegas
- hindari untuk ikut campur dalam urusan pribadi pimpinan, seperti membuka surat pribadi milik pimpinan atau memberikan nomor ponsel pimpinan. (nn)






