Fungsi Pencahayaan Dan Sumber Cahaya Buatan
Cahaya Dalam Arsitektur Lansekap
Adanya cahaya dalam kehidupan manusia sangat diperluka. Suasana ruangan yang gelap akan menimbulkan dampak yang tidak baik bagi manusia.
Suasana ruangan atau area yang gelap bisa memicu timbulnya perasaan :
- takut dan cemas, khususnya bagi yang terbiasa dengan suasana lingkungan yang terang
- tidak jelas, daya penglihatan berkurang, sehingga identifikasi pada suatu benda tidak bisa dilakukan secara maksimal
- suasana seram, terlebih jika ruangan didukung dengan langit – langit yang tinggi
Cahaya pada seni arsitektur lansekap, selain sebagai sumber penerangan, cahaya juga berperan besar dalam menampilkan kesan dan nilai keindahan pada suatu ruangan atau area.
Sumber Cahaya dan Peletakan Sumber Cahaya
Sumber cahaya buatan bisa diperoleh dari :
- api pembakaran
- lampu minyak
- lampu minyak gas
- lampu pijar
- lampu sorot
- lampu neon
Sedangkan peletakan sumber cahaya bisa dibedakan menjadi 3 bagian, yaitu :
- sumber cahaya di atas mata
- sumber cahaya sejajar dengan mata
- sumber cahaya berada di bawah mata
Dari segi arah sumber cahaya :
- cahaya yang tegak lurus ke bawah
- cahaya yang tegak lurus ke atas
- cahaya yang membentuk sudut tertentu
Fungsi Cahaya Pada Arsitektur Lansekap
Dalam arsitektur lansekap pencahayaan pada malam memiliki beberapa fungsi, seperti :
- untuk menerangi area atau suatu ruangan, seperti tempat parkir, plaza atau jalan untuk pejalan kaki
- penerangan untuk tempat sirkulasi
- pencahayaan untuk tanaman atau pohon
- penerangan untuk funiture atau perabotan
- penerangan untuk kolam atau air mancur
- penerangan yang ditujukan bagi benda seni seperti patung, ornamen dan sejenisnya. (nn)
Category: PROPERTI






