Gangguan Pernapasan : Mendengkur

| October 6, 2012

Mendengkur

Suara dengkuran pada saat tidur menandakan adanya penyumbatan pada area pernapasan atas sehingga udara yang memaksa masuk pada saluran yang sempit menimbulkan getaran pada langit – langit lunak.

Mendengkur pada saat tidur juga bisa menjadi petanda adanya gangguan pernapasan berupa penyakit berhenti bernapas saat tidur, obstructive sleep apnea (osa).

Penyakit ini ditandai dengan bunyi dengkuran pada saat tidur yang diikuti dengan berhentinya aliran udara pada saluran pernapasan selama 10 – 45 detik.

 

Gangguan Pernapasan Mendengkur

 

Gejala Obstructive Sleep Apnea

Gejala yang menunjukan bahwa seseorang mengalami OSA antara lain adalah :

Gejala umum :

  • badan tidak segar
  • sering sakit kepala
  • nyeri pada tenggorokan saat bangun
  • rasa kantuk yang berlebihan
  • lelah

Gejala pada malam hari :

  • mendengkur dengan suara keras
  • napas terhenti diantara suara dengkuran dan diikuti dengan dengusan
  • sesak seperti tercekik hingga orang terbangun
  • sering berubah posisi pada saat tidur

 

Efek Negatif Dari Obstructive Sleep Apnea

Jika dengkuran yang terjadi merupakan tanda dari penyakit OSA, maka jika dibiarkan terus – menerus bisa menyebabkan efek negatif berupa :

  • tidak bisa tidur dengan nyenyak
  • rasa kantuk sepanjang hari
  • sakit kepala pada pagi hari setelah bangun tidur
  • emosi tidak stabil, mudah marah
  • vitalitas berkurang, selalu merasa lemas
  • produktivitas dalam bekerja dan berpikir menurun
  • menurunnya kemampuan otak untuk menyimpan memori
  • memicu timbulnya masalah seksual
  • menyebabkan depresi

Komplikasi Obstructive Sleep Apnea

Gangguan OSA bisa memicu munculnya penyakit lain seperti :

1. Meningkatkan resiko seseorang untuk terserang hipertensi sebanyak dua kali lipat

2. Meningkatkan resiko serangan jantung koroner dan stroke sebesar dua kali lipat

Dan dalam kondisi yang sangat besar, serangan OSA bisa menyebabkan kematian mendadak saat tidur.

Tags: , , , , , , , ,

Category: MEDIS