Gaya Arsitektur

| June 20, 2012

Arsitektur

Seni merancang bangunan atau arsitektur mulai dikenal dunia sekitar 4.500 tahun yang lalu.

Perkembangan seni ini diawaku dengan pembuatan piramid di Mesir dan kuburan yang dibangun dengan ukuran dan ketinggian tertentu.

Salah satu bangunan kuno yang memiliki gaya arsitektur yang indah adalah bangunan Acropolis, Athena yang dibangun pada masa 600 SM dengan menggunakan gaya arsitektur Yunani.

Sebagian besara gaya arsitektur yang dibuat oleh bangsa Yunani berhasil ditiru dengan lebih baik oleh bangsa Romawi.

Seni ini terus mengalami perkembangan dari tahun ke tahun, menciptakan aliran (gaya) baru dalam seni membangun.

Berikut adalah aliran atau gaya yang sering digunakan dalam dunia arsitektur.

 

 Gaya Arsitektur

Gaya Arsitektur

Aliran Reinaissance
adalah aliran atau gaya arsitektur yang muncul pada  tahun 1.400 di Italia. Munculnya aliran ini didasari oleh gaya klasik yang berasal dari kerajaan Yunani dan Romawi

Gothic
merupakan aliran arsitektur yang berkembang di Prancis pada tahun 1.100.

Ciri dari aliran ini :

  • titik lekung
  • kubah yang rumit
  • pilar kecil
  • ruang jendela yang lebar
  • penggunaan hiasan yang menawan

Yunani
merupakan gaya teridah dalam dunia arsitektur pada tahun 700 SM, keindahan Yunani hanya berlangsung hingga tahun 100 SM, sebelum dikalahkan oleh Romawi.

Gaya Romawi
merupakan gaya arsitektur yang terlahir dari aliran Yunani. Aliran ini meraih masa kejayaan dari tahun 100 SM – 300 M.

Ciri khas dari aliran ini adalah bentuk kubah dan motif setengah lingkaran

Byzantine
adalah aliran arsitektur yang berkembang anatar tahun 400 SM – 1453 M, pada masa penguasaan kekaisaran Romawi.

Aliran arsitektur ini memiliki ciri – ciri seperti :

  • kubah gereja
  • garis melingkar
  • puncak menara
  • penggunaan mozaik

Gaya Elizabet
adalah gaya arsitektur yang berasal dari Inggris, aliran ini mulai berkembang pada tahun 1950.

Ciri khas dari aliran ini adalah mengubah gaya Gothic menjadi aliran Reinaissance. Jendela yang digunakan dalam aliran ini cenderung besar dengan gaya Belgia dan Jerman

Gaya Romansque
merupakan perkembangan dari gaya Gothic dengan bentuk bangunan yang terdiri dati tembok tipis, pilar – pilar besar dengan dominasi motif lingkaran. (nn)

Tags: , , , , ,

Category: PROPERTI, Umum

Comments are closed.