Kelainan Tulang Pada Tulang Belakang, Scoliosis
Scoliosis
Skoliosis (scoliosis) adalah sebuah kelainan tulang belakang yang bisa terjadi di area leher, dada dan pinggang. Pada kasus skoliosis, tulang punggung akan melengkung ke samping, mengakibatkan keabnormalan bentuk tulang punggung.
Kelainan tulang skoliosis umumnya menyerang anak – anak antara usia 10 – 14 tahun, dan 50 % diantaranya adalah anak perempuan.
Penyebab dan Gejala Skoliosis
Kelainan tulang belakang skoliosis bisa disebabkan oleh hal berikut ;
- penyabab yang tidak diketahui secara pasti, kelainan tulang belakang tidak dipengaruhi oleh suatu sebab yang pasti
- kelainan genetik, yang berkaitan dengan kelaianan tulang rusuk bawaan dan kelainan dalam pembentukan tulang belakang
- adanya penyakit yang menyebabkan otot tidak berfungsi dengan baik, seperti adanya penyakit :
- cerebral palsy
- distrofi otot
- polio
- osteoporosis juvenil
- kebiasan buruk ketika duduk atau berdiri
Gejala Skoliosis
Gejala awal yang bisa dirasakan dan dilihat pada pasien skoliosis adalah :
- tidak seimbangnya ukuran bahu kanan dan bahu kiri
- tulang atau proposri tubuh yang tidak normal, melengkung ke samping
- nyeri pada punggung
- rasa lelah pada tulang belakang, setelah duduk atau berdiri dalam waktu yang lama
- pada skoliosis parah, pasien bisa mengalami gangguan pernapasan
Bahaya Skoliosis
Selain bisa merusak penampilan pada penderitanya, skoliosis juga bisa berdampak buruk bagi organ – organ yang berada di dalam tubuh.
Tulang yang tumbuh dalam posisi yang tidak wajar akan menganggu sistem kerja jantung dan paru – paru, sehingga bisa mengakibatkan :
- sesak napas
- masalah dalam memompa dara
Dan pada skoliosis dengan derajat kebengkokan tulang mencapai 90 derajat bisa meningkatkan kemungkinan kelumpuhan pada penderita yang diakibatkan terjepitnya saraf disepanjang tulang belakang.
Category: MEDIS






