Klasifikasi Jaringan Parenkim

| January 18, 2013

Jaringan Parenkim

Klasifikasi Jaringan Parenkim - Indobeta

Klasifikasi Jaringan Parenkim – Indobeta

 

Secara garis besar, jaringan parenkim bisa diklasifikasikan dalam tiga jenis, yaitu :

  1. berdasarkan fungsinya
  2. berdasarkan bentuknya
  3. berdasarkan cara terbentuknya

 

1. Berdasarkan Fungsinya

Terdiri atas :

> parenkim asimilasi

Umumnya terletak dibagian tepi suatu organ, misalnya daun, batang dan sejenisnya.

Di dalam selnya terdapat kloropas yang memiliki peran penting dalam berlangsunganya proses fotosinetesis. Kloropas merupakan tempat berlangsungnya fotosintesis.

> parenkim penimbun

Umumnya ditemukan di bagian tubuh batang, misalnya akar rimpang, umbi akar dan umbi batang.

Terdiri atas sel yang mengandung cadangan makanan tumbuhan berupa gula, tepung, lemak dan protein.

> parenkim air

Umumnya terdapat pada tumbuhan yang hidup di daerah panas (tandus), dan berfungsi untuk menghadapi masa kering.

Contoh tumbuhan yang memiliki jaringan ini adalah lidah buaya dan kaktus.

> parenkim udara

Ciri – ciri dari jaringan ini adlah ruang antar sel yang besar dan terdiri dari sel – sel berbentuk bulat yang berfungsi sebagai alat pengapung dalam air.

Contoh tanaman yang memiliki parenkim ini adalah enceng gondok.

 

2. Berdasarkan Bentuk

> parenkim palisade

Adalah parenkim yang berbentuk silindris atau prismatis yang memanjang

> parenkim bunga karang

Jaringan ini memiliki bentuk yang tidak teratur dan terdapat banyak ruang antar sel.

> parenkim bintang

Adalah jaringan parenkim yang terdiri dari sel – sel yang memiliki lengan – lengan sehingga bisa digunakan untuk menyimpan udara

> parenkim lipatan

Jaringan parenkim yang terdiri dari sel dengan dinding sel melipat ke bagian dalam, di mana di bagian dalam sel terdapat banyak kloropas.

 

3. Berdasarkan Cara Terbentuknya

> sisinogen

Adalah jaringan yang terbentuk dengan sel – sel yang saling menjauhkan diri sehingga terdapat ruangan diantara sel – sel

> lisigen

Jika dalam proses terbentuknya dinding sel dan beserta isinya mengalami proses pelarutan

> reksigen

Jaringan terbentuk akibat adanya robekan atau kerusakan pada dinding sel, yang disebabkan oleh pertumbuhan di sekitarnya

> skisolisigen

Jika jaringan terjadi dengan cara sel – selnya saling menjauhkan diri, kemudian dalam prosesnya mengalami pelarutan. (nn)

Tags: , , , , ,

Category: BERITA

Comments are closed.