Kolaps Paru – Paru, Pneumotoraks

| July 11, 2012

Pneumotoraks

Pneumotoraks  atau kolaps paru – paru mereupakan suatu keadaan di mana terjadi penimbunan udara atau gas di  area pluera yang menyebabkan paru – paru tidak bisa bergerak dengan bebas.

Keadaan pleura yang abnormal inilah yang memaksa paru – paru untuk mengempis. Ringan beratnya serangann pneumotoraks tergantung pada banyaknya udara yang berada dalam rongga pleura.

Penanganan yang cepat dan tepat sangat dibutuhkan dalam menangani pasien pneumotoraks, penumotraks yang parah bisa menyebabkan kerusakan pada pulmoner.

 

Kolaps Paru - Paru, Pneumotoraks

 

Klasifikasi Pneumotoraks

  1. Berdasarkan penyebabnya
    • tekanan
    • traumatik
    • spontan
  2. Berdasarkan letaknya
    • parietalis
    • medialis
  3. Berdasarkan besarnya
    • totalis
    • parsialis
  4. Berdasarkan jenis fitsel
    • terbuka
    • tertutup
    • ventil
    • basalis

 

Penyebab Penumotoraks

1. Pneumotoraks Spontan

  • pecahnya bulla (kantung udara)
  • penyakit paru – paru interstial
  • lesi tuberkular, pneumositik atau ganas yang terkikis ke dalam area pleural
  • pecahnya gelembung kongenital yang berisi cairan
  • merokok
  • faktor keturunan

2. Pneumotoraks Traumatik

  • pemasukan saluran venosa pusat
  • cedera pada dada, baik berupa tusukan atau tembakan
  • pembedahan pada toraks
  • biopsi pleural tertutup
  • biopsi transbrokinal
  • torasentesis

3. Pnemotoraks Tekanan

Terjadi bila paru – paru mengalami tekanan berlebih

 

Gejala Pneumooraks

  • nyeri pada dada yang datang tiba – tiba
  • pucat
  • sesak napas
  • mudah lelah
  • wana kulit berubah kebiruan akibat kekurangan oksigen
  • denyut jantung cepat dan lemah
  • gerakan dinding dada tidak beraturan
  • bunyi napas lemah
  • sianosis
  • takikardia

 

Penanganan Pada Pneumotoraks

Penangangan pada pasien penumotraks tergantung pada beratnya pneumotoraks yang diderita,

  • jika kolaps kurang dari 30 %, penanganan bisa berupa :
    • istirahat di ranjang
    • pemberian oksigen
    • aspirasi udara menggunakan jarum kaliber besar pada alat suntik
  • kolaps lebih dari 30 %
    • pemasukan pupa torakstomi pada ruag kedua atau ketiga interkostal pada saluran midklvikular
  • pneumotoraks traumatik terkadang membutuhkan tindakan pembedahan
  • pneumotoraks spontan bisa ditangani dengan instalasi agens sklerosis dengan menggunakan pipa torakostomi. (nn)

Tags: , , , , , , , , , , , , , ,

Category: MEDIS

Comments are closed.