Mengenal Budaya Wayang Lewat Museum

| July 10, 2012

Museum Wayang

 Sejarah Museum Wayang

Museum Wayang berdiri di sebuah gedung yang dulunya dalah bangunan gereja yang pada masa penjajahan  Belanda digunakan sebagai tempat ibadah oleh penduduk sipil dan tentara Belanda yang tinggal di Batavia.

Sebelum berubah menjadi Museum Wayang, bangunan gereja ini pernah digunakan sebagai :

  • gudang, tahun 1912
  • monumen,  tahun 1936
  • Museum Batavia Lama, tahun 1939

Dan akhirnya resmi menjadi Museum Wayang pada tanggal 13 Agustus 1975, atas saran dari gubernur DKI Jakarta pada masa itu, Ali Sadikin.

 

Mengenal Budaya Wayang Lewat Museum

 

Koleksi Museum Wayang

Dalam Museum Wayang terdapat lebih dairi 5.000 koleksi wayang, yang tidak hanya berasal dari wilayah di Indonesia.

Koleksi wayang yang terdapat di lantai 2 Museum Wayang, berasal dari berbagai daerah, diantaranya :

  • Jawa
  • Bali
  • Lombok
  • Sumetera
  • India
  • Pakistan
  • Malaysia
  • Polandia
  • Inggris
  • Suriname
  • Kolombia
  • Tiongkok
  • Prancis
  • Thailand
  • Amerika

Koleksi wayang yang didapat dari luar negeri, berupa koleksi :

  • wayang golek
  • wayang kulit
  • wayang mainan
  • wayang bonek

Koleksi wayang yang dipamerkan terdiri dari 2 jenis wayang :

  • wayang 2 dimensi
  • wayang 3 dimensi

Selain menjadikan koleksi wayang sebagai koleksi utamanya, Museum Wayang juga memiliki koleksi dalam bentuk :

  • perangkat gamelan yang digunakan sebagai alat musik pengiring pertujunjukan wayang
  • lampu blencong, yang menjadi alat penerangan pada pertunjukan wayang kulit

Sedangkan di lantai dasar museum, dihiasi dengan aneka lukisan yang mengangkat tema lakon perwayangan, yang didapat dari :

  • pembelian
  • hibah
  • titipan
  • sumbangan . (nn)

Tags: , , , , ,

Category: BANGUNAN, INDONESIA, JALAN-JALAN, Umum

Comments are closed.