Menurunnya Jumlah Terumbu Karang

| September 4, 2012

Terumbu Karang

Adalah ekosistem dalam laut yang saling menguntungkan yang terjadi antara hewan – hewan dengan tumbuhan sejenis alga yang berkumpul di bebatuan sendimen yang disebut dengan terumbu.

Sedangkan yang dimaksud dengan karang atau koral adalah kumpulan hewan yang berasal dari ordo Scleractina yang menghasilkan kapur sebagai bahan pembentuk utama terumbu.

 

Menurunnya Jumlah Terumbu Karang

 

Umumnya ekosistem terumbu karang hidup di lautan tropis di daerha pinggir pantai atau bagian laut yang masih banyak mendapat cahaya matahari.

Walaupun pada kenyataannya kita bisa juga bisa menjumpai terumbu karang yang hidup hingga laut dalam yang sangat sedikit mendapat sinar matahari.

Habitat Terumbu Karang

Untuk bisa tumbuh dan hidup dengan baik, terumbu karang memerlukan lingkungan laut yang bersih dari polusi dan sinar matahari yang cukup untuk melakukan fotosintesis.

Oksigen yang dihasilkan oleh terumbu karang inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh spesies laut lainnya untuk bertahan hidup.

Selain itu terumbu karang juga membutuhkan suhu lautan yang sejuk untuk bisa bertahan hidup.

Menurunnya Terumbu Karang

Berdasarkan laporan tentang jumlah terumbu karang di dunia, banyak terumbu karang yang sudah rusak bahkan mati.

Hal ini disebabkan oleh adanya pemanasan global yang membuat suhu dilautan naik dan banyaknya polusi yang mencemari air laut.

Umumnya terumbu karang akan mati jika suhu lautan mencapai suhu 80 derajat Farenheit atau sekitar 20 derajat Celcius lebih.

Berkurangnya jumlah terumbu karang di lautan juga disebabkan oleh perusakan dan pengambilan terumbu karang secara berlebihan.

Menurunnya jumlah terumbu karang di lautan akan sangat berpengaruh pada jumlah ikan di laut, karena terumbu karang merupakan tempat tinggal bagi ikan. (nn)

Tags: , , , ,

Category: Umum

Comments are closed.