Museum Nasional Jakarta
Museum Nasional Jakarta atau Museum Gajah merupakan salah satu bangunan tertua dan terlengkap yang menyimpan segala hal yang berhubungan dengan sejarah Indonesia.
Dikenal sebagai Musuem Gajah karena dalam Museum Nasional Jakarta terdapat patung perunggu yang berbentuk gajah yang merupakan hadiah dari raja Thailand, Raja Chulalongkom pada tahun 1979.
Koleksi yang berada dalam museum ini meliputi koleksi arca, prasasti dan beberapa barang kerajinan dan benda kuno yang memiliki muatan sejarah nusantara.
Semua koleksi ini kemudian digolongkan menjadi 7 jenis koleksi yaitu koleksi prasejarah, arkeolog, keramik, numismtik-heraldik, sejarah, etnografi dan geografi.

Sebelum gedung perpustakan nasional berdiri, Museum Nasional Jakarta juga menyimpan naskah kuno yang menceritakan sejarah perjalanan bangsa ini.
Setelah bangunan gedung perpustakan nasional berdiri barulah naskah – naskah tersebut diungsikan ke perpustakan nasional yang terlatak di Jalan Salemba 27.
Berdasarkan catatan pengelola, koleksi benda – benda bersejarah dalam museum ini sudah mencapai 140. 000 pada tahun 2006, namun sayangnya baru sekitar 1/3 nya saja yang bisa dinikmati pengunjung.
Koleksi – koleksi tersebut merupakan hasil dari penggalian – penggalian yang dilakukan oleh para arkeolog serta hibah dari para kolektor dan juga proses pembelian yang dilakukan pemerintah.
Tidak hanya isi Museum Nasional Jakarta yang memiliki muatan sejarah. Gedunga yang digunakan sebagai museum inipun ternyata merupakan gedung bersejarah yang sudah berusia lebih dari150 tahun
Gedung Museum Nasional Jakarta sudah berdiri sejak tahun 1862 dibawah pemerintah Belanda yang pada saat itu dipimpin oleh Gubernur Jendral JCM Radermer.
Pembangunan gedung tersebut pada awalnya bertujuan untuk meneliti riset – riset yang ditemukan oleh pemerintah Hindia Belanda yang akhirnya diresmikan menjadi museum pada tahun 1868.
Walaupun baru diresmikan pada tahun 1868, namun sebenarnya pendirian museum ini telah dirintis sejak tanggal 24 April 1778.
Di mana pada waktu itu bentuk dari museum masih berupa gedung di Jalan Kalibesar yang penuh dengan koleksi buku dan benda – benda bersejarah.
Untuk menjaga keutuhan koleksi yang tersimpan di Museum Nasional Jakarta, pihak pengelola museum kini telah melengkapi museum dengan 17 petugas keamanan yang dibantu dengan pemasangan alarm dan kamera pengamanan. (nn)
Category: BANGUNAN, INDONESIA, INFORMAL, JALAN-JALAN





