Osteoporosis Pada Pria
Osteoporosis
Osteoporosisi atau lebih dikenal dengan sebutan tulang keropos adalah suatu kondisi di mana tulang mengalami penurunan massa dan jaringan tulang.
Pada osteoporosis, tulang akan kehilangan kalsium dan garam fosfat sehingga kondisi tulang menjadi rapuh dan rawan keropos yang bisa berakibat pada fraktur.
Osteopororis bisa muncul dalam bentuk primer yang bisa disebabkan oleh menopouse yang dialami wanita ataupun dalam bentuk sekunder sebagai akibat dari sebuah penyakit yang diderita.
Serangan Osteoporosis Pada Pria
Walaupun osteoporosis lebih cenderung menyerang wanita, namun tidak menutup kemungkinan untuk pria terserang gangguan ini.
Secara umum, osteoporosis pada pria bisa diklasifikasikan dalam :
1. Osteoporosis Primer
Penyebab terjadinya osteoporosis primer pada pria tidak bisa dikertahui secara pasti.
2. Osteoporosis Sekunder
Jenis osteoporosis ini lebih cenderung menyerang pria dibanding wanita.
Penyebab osteoporosis sekunder antara lain :
- komsumsi obat – obatan tertentu, seperti
- warfarin
- antikonvulsan
- kecanduan alkohol
- merokok
- jarang melakukan latihan fisik
- gangguan medis, seperti
- gangguan GI
- penyakit neoplastik
- artitis reumatoid
- tirotoksikosis
3. Osteoporosis Senile
Cenderung menyerang pria yang sudah berusia 70 tahun ke atas.
Osteoporosis senile disebabkan oleh :
- tidak seimbangnya kehancuran dan pembentulan tulang baru
- kurangnya asupan kalsium
- asupan vitamin D yang tidak mencukupi
- latihan fisik yang berkurang
Penanganan osteoporosis pada pria bisa dilakukan dengan cara terapi penggantian testosteron yang difungsikan untuk meingkatkan BMD pada pria yang memiliki kada hormon rendah.
Sayannya terapi ini akan menimbulkan kontradiksi, khususnya pada pria yang menderita kanker prostat. (nn)
Category: GAYA HIDUP SEHAT






