Patofisiologi Glaukoma

| May 3, 2012

Penyebab Glaukoma

Penyebab gangguan glaukoma bisa diklasifikasikan berdasarkan bentuk glaukoma itu sendiri. Berikut adalah bentuk glaukoma yang terjadi dan penyebabnya :

  1. Glaukoma sudut – terbuka primer
    • obtrukis lairan humor akueus melalui saluarn trabekular atau kanal Schlem
    • produksi humor akueus yang berlebihan
  2. Glaukoma penutupan – sudut akut
    • adhesi di sudut antara iris anterior dengan permukaan korneal posterior
    • neobaskularisasi aliran humor cair yang disebabkan oleh sudutyang sempit secara anatomis antara iris anterior dan permukaan korneal posterior, bilik anterior dangkal, penebalan iris yang mengakibatkan penutupan sudut ketika dilasi pupil atau pupil menonjol dan menekan trabekule, yang pada akhirnya menutup sudut
  3. Glaukoma sekunder
    • menderita diabetes
    • komsumsi obat – obatan tertentu, misalnya kortikosteroid
    • mengalami trauma
    • uveitis
    • oklusi venosa

patofisiologi glaukoma

Askep Glaukoma

Penanganan yang diberikan kepada pasien glaukoma sebaiknya juga sesuai dengan bentuk glaukoma yang diderita. Berikut bentuk glaukoma dan penanganannya :

  1. Glaukoma sudut – terbuka
    • perintang beta – adrenergik untuk menunkan tekanan dengan mengurangi produksi humor akueus
    • antagonis alfa untuk menurunkan IOP
    • inhibitor anhidrase karbonat topikal untuk menurunkan tekanan dengan mengurangi produksi humor akueus
    • tetes mata miotik untu mempermudah aliran keluar humor akueus
    • trabekulektomi : prosedur penyaringan melalui pembedahan yang membuat lubang untuk aliran keluar akueus
    • shunt pipa atau katup bisa dibutuhkan untuk menurunkan IOP pada penyakit yang sudah memasuki stadium akhir
    • trabekuloplasti larger argon, saat tembakan laser argo difokuskan pada saluran trabekularsusut terbuka, maka akan menghasilkan panas yang mengubah permukaan saluran dan akan membantu meningkatkan aliran keluar humor akueus
  2. Glaukoma penutupan – sudut
    • penanganan yang dilakukan secara langsung diperlukan untuk menurunkan IOP yang tinggi. Namun jika tekanan tidak berkurang dengan penggunaan obat – obatan, maka iridotomi laser atau iridektomi periferal dengan pembedahan harus dilakukan dengan cepat dan tepat agar pasien tidak kehilangan penglihatannya
    • iridektomi bisa meringankan tekanan dengan menginsisi area iris untuk membuat kembali aliran keluar untuk humor akueus. Jika ingin melakukan iridektomi pada kedua mata pasien, maka harus diberikan rentang waktu beberapa hari untuk mencegah terjadinya glaukoma akut di mata
    • Mannitol I.V dan tetes mata steroid diberikan setelah pasien menjalani operasi
    • Timolol digunakan untuk menurunkan IOP yang tinggi
    • Analgesik opiod diberikan untuk membantu pasien mengatasi nyeri yang parah .(nn)

Tags: , , , , , , , ,

Category: MEDIS