Sejarah Tari Piring

| February 13, 2012 | Comments

Sejarah Tari Piring – Salah satu seni trai asal Minangkabau, Sumatera Barat yang masih sering dipentaskan adalah tari piring (tari piriang ).

Tari yang identik dengan penari cantik yang menggunakan piring ini menurut sejarahnya telah ada sejak 800 tahun yang lalu. Dan terus berkembang dalam budaya Minangkabau.

Tari piring taeus berkembang hingga ke zaman kerajaan Sri Vijaya (kerajaan Sriwijaya) dan runtuhnya kerajaan tersebut oleh kerajaan Majapahit pada abad ke-16 ternyata tidak menghentikan perkembangan seni tari tersebut.

Sejarah Tari Piring

Justru dengan runtuhnya kerajaan Sri Vijaya, membuat tari piring makin dikenal oleh negara Melayau lainnya seperti Malayasia.

Perkembangan tari piring di negara – negara Melayu dipicu oleh pelarian orang – orang Sri Vijaya ke negara – negara tersebut.

Sehingga tidak mengherankan jika di Malaysia tarian piring juga sering digunakan dalam acara perkawinan khususnya perkawinan kalangan masyarakat berada seperti bangsawan dan hartawan.

Menurut sejarah tari piring, tarian ini diciptakan untuk menunjukan rasa syukur masyarakat kepada para dewa dengan menyajikan sesajian berupa makanan lezat yang dibawakan oleh gadis – gadis cantik.

Namun seiring masuknya Islam di daerah Melayau, fungsi tarian piring pun tidak lagi ditujukan untuk sesembahan bagi para dewa, namun ditujukan untuk para raja dan pejabat.

Tari piring pun tidak hanya dinimakti oleh kalangan atas saja, tetapi bisa dinikmati oleh semua kalangan masyarakat.

Dan seiring perkembangan zaman, tari piring tidak hanya ditujukan untuk raja dalam konteks pemimpin negara, tapi juga pada raja – ratu sehari alias pengantin.

Tarian piring biasanya ditampilkan pada saat pengatin sedang bersanding dalam pelaminan. (nn)

Category: INDONESIA