Tari Rejang Dewa

| February 13, 2012 | Comments

Tari Rejang Dewa – Sebagian besar seni tari yang ada di daerah Bali tidak hanya berfungsi sebagai seni semata, tapi juga merupakan tarian upacara yang ditujukan untuk para dewa.

Sehingga tidak heran jika seni tari di daerah Bali lebih banyak dilakukan di Pura, termasuk diantaranya adalah tari rejang dewa.

Tari rejang dewa merupakan tarian yang digunakan untuk menyambut kehadiran Hyang Widhi Waca dan para dewata kahyangan ketika turun ke bumi.

tari rejang dewa

Seperti tarian sakral lainnya, tari rejang dewa juga tidak boleh dilakukan di sembarang tempat. Para warga Bali hanya melakukan tarian di Pura, area yang dianggap paling suci.

Walaupun dinamakan dengan sebutan dewa yang biasanya identik dengan sosok laki – laki. Namun pada kenyataannya tari rejang dewa dibawakan oleh penari putri.

Tarian ini biasanya dibawakan secara berkelompok atau massal. Gerakan yang ada pada tarian ini juga sangat sederhana, bahkan terkesan polos.

Walaupun hanya terdiri dari gerakan yang sederhana, namun makna yang terkandung dalam tarian ini tidaklah sesederhana itu.

Gerakan sederhana yang ada pada taria rejang dewa biasanya dibwakan dengan rasa penuh pengabdian kepada para dewa dan penuh rasa kehadirat sang Maha Agung.

Tari rejang dewa biasanya ditampilkan ketika pura mengadakan acara – acara keagamaan atau ritual tertentu lainnya.

Penari yang membawakan tari rejang dewa biasanya menggunakan pakaian upacara,yang biasanya didominasi oleh warna putih dan kuning.

Dalam membawakan trai rejang dewa para penari biasanya membuat lingkarang di halaman Pura atau Pelinggih. Terkadang penarinya membawakan tarian ini sambil berpegangan tangan.

Sebagai tarian penyambutan dewa, selain harus dilakukan di tempat suci seperti pura, tapi juga memiliki persyatan lainnya. Misalnya sang penari haruslah gadisĀ  yang masih perawan.

Oleh karena itulah kebanyakan penari yang membawakan tarian ini masih duduk di bangku sekolah dasar. (nn)

Category: INDONESIA