Tata Cara Pemerahan Susu Sapi

| November 17, 2012

Susu Sapi

 

Tata Cara Pemerahan Susu Sapi

 

Sebelum melakukan pemerahan susu sapi, ada beberapa hal yang harus disiapkan oleh peternak, diantaranya :

  • cuci/bersihkan ambingĀ  sapi dengan air hangat
  • kandang sapi sudah dibersihkan
  • peralatan yang akan digunakan berada dalam keadaan steril

Kegunaan pembersihan ambing dengan air hangat bertujuan untuk :

  • merangsang keluarnya air susu
  • mengurangi kemungkinan air susu terkontimanasi oleg bakteri
  • mengurangi munculnya masitis

Gangguan masitis jika dibiarkan bisa mempengaruhi produksi susu sapi, menurunkan produksi susu hingga 30 %.

Suhu air yang digunakan untuk mencuci ambing sapi berada diantara 48 – 57 derajat celcius, dan lebih baik jika air mengandung disenfektan.

Umumnya peternak menggunakan air yang mengandung :

  • campuran amonium
  • campuran iodine cair

Selain untuk membersihkan ambing, cairan ini juga digunakan untuk membersihkan alat yang akan digunakan dalam memerah susu.

 

Cara pembersihan ambing adalah dengan cara:

1. Manual

yaitu dengan mengelapkan handuk basah ke ambing, dan kemudian dikeringkan dengan menggunakan handuk kering.

2. Modern

Pada peternakan yang sudah modern, pencucian ambing sapi dilakukan dengan menggunakan alat semprot khusus yang diisi dengan air hangat.

 

Untuk memerah susu sapi, bisa digunakan metode :

1. Manual

Dengan menggunakan tangan, yang terbagi menjadi tiga cara, yaitu :

  1. menggunakan lima jari
  2. kunevelens
  3. strip method

2. Modern

Dengan menggunakan mesin perah. Biasanya digunakan pada negara penghasil susu sapi dalam volume besar untuk menghemat waktu dan tenaga.

 

Namun penggunaan mesin perah tidak dianjurkan untuk pemerahan pertama pada sapi betina yang baru dewasa karena bisa menyebabkan luka pada ambing sapi.

Dan bila dalam tiga hari pertama pemerahan menggunakan tangan tidak bisa membuat susu sapi keluar, maka sapi betina yang baru pertama kali diperah susunya bisa diberikan suntikan hormon oxytocin. (nn)

Tags: , , , , , ,

Category: WIRAUSAHA

Comments are closed.