Teknik Pengawetan Bambu

| October 20, 2012

Bambu

Untuk mengawetkan bambu agar lebih tahan terhadap serangan hama bisa dilakukan dengan lima cara, yaitu :

 

Teknik Pengawetan Bambu

 

 

1. Perendaman

Adalah cara yang paling sederhana untuk mengawetkan batang bambu.

Pada proses ini cairan yang digunakan untuk merendam batang adalah cairan pengawet. Batang bambu bisa direndam dengan atau tanpa tangkai daun.

Cara ini hanya dilakukan pada bambu basah (baru dipotong) dan dilakukan selama 2 – 5 hari.

2. Pengaliran

Adalah cara pengawetan yang bisa dilakukan dengan seefisien mungkin.

Cara pengawetan dengan proses ini adalah :

Batang bambu yang baru dipotong (termasuk batang dan tangkainya) pada bagian kakinya disambungkan dengan selang yang terhubung pada drum yang telah diisi cairan pengawet.

Cairan bahan pengawet akan dialirkan ke dalam batang bambu dari kaki hingga bagian pucuk, dan bila konsentrasi bahan pengawet terjamin, cairan bisa digunakan berulang kali.

3. Penekanan

Cara ini sama seperti cara pengaliran yang menggunakan drum danĀ  merupakan cara yang paling cepat, hanya memerlukan waktu satu hari.

Syarat dari cara ini adalah drum yang berisi bahan pengawet harus rapat udara sehingga dapat disambungkan dengan pompa yang berfungsi menekan bahan pengawet ke dalam batang bambu.

Bila warna abahan pengawet pada ujung batang bambu sudah menyerupai warna bahan pengawet pada drum, maka proses pengawetan sudah bisa dihentikan.

4. Penyimpanan

Ini adalah cara lain mengawetkan batang bambu dengan menggunakan media drum. Caranya adalah dengan merendam batang bambu dalam drum yang telah berisi bahan pengawet.

Untuk menggunakan cara ini batang bambu tidak boleh terlalu panjang.

Pada ketiga cara di atas, pengaliran, penekanan dan penyimpanan, sebelum batang bambu digunakan, batang bambu harus dikeringkan terlebih dahulu sampai kadar air yang tersisa dalam batang bambu hanya 10 – 15 %.

5. Pengecatan

Yaitu dilakukan dengan mengecat batang bambu dengan zat penolak serangga.

Salah satunya adalah dengan menggunakan sari daun dari pohon imbau yang menggandung insektisida alam.

Hancurkan dan gilas daun hingga didapat sari daun, kemudian oleskan secara merata pada bagian batang bambu. (nn)

Tags: , , , ,

Category: EKSTERIOR

Comments are closed.