Tomcat, Si Kumbang Kecil Dengan Masalah Besar

| March 21, 2012

Tomcat Serangga

Serangan dari serangga terkadang memang membuat kita kalang kabut, walaupun berdasarkan ukuran kita menang jauh dari jenis serangga yang biasanya memiliki ukuran yang mungil namun tidak lucu.

Dan salah satu serangga yang mengebohkan dengan keberadaanya adalah tomcat alias kumbang paederus yang berhasil membuat orang waspada dengan racunnya yang disebut paderin.

Ukuran dari serangga ini sebenranya tidak lebih dari 1 cm, namun jika sudah terkena racunnya butuh waktu yang cukup lama kira – kira hingga 3 minggu untuk menyembuhkannya.

Racun yang terkandung dalam serangga tomcat bisa membuat kulit seperti terkena luka bakar dengan rasa gatal yang menyiksa, dan bila digaruk luka ini bisa mengeluarkan cairan yang akan memperarah infeksi.

serangga tomcat

Cara Mengatasi Tomcat

Serangga yang memiliki habitat di sawah, taman kota dan hutan ini sebenarnya akan menyerang jika dia merasa terancam. Dan biasanya kita akan menyerangkan juga karena terancam dengan keberadaannya.

Padahal cara terbaik ketika kita menemukan serangga ini adalah dengan memasukannya ke dalam wadah agar tidak mengeluarkan racunnya. Jangan menyantuhnya dengan kulit terbuka apalagi memencetnya.

Bila di sekitar rumah kita serangan serangga ini sedang mewabah maka sebaiknya kita memasang kasa nyamuk pada rumah kita untuk mencegah kumbang ini masuk dalam rumah.

Dan bila serangga ini hinggap di kulit kita jangan panik dan memukul serangga ini, cukup singkirkan serangga ini dengan hati – hati dan pelan. Tiup kumbang dengan ringan atau gunakan kertas untuk menyingkirkan serangga ini dari kulit kita.

Dan segera cuci dengan air mengalir dan sabun antiseptik ketika kita telah melakukan kontak dengan serangga satu ini.

Periksa apakah dalam rumah terdapat serangga tomcat, jika ada segera bunuh dengan menggunakan racun serangga. Ingat untuk tidak melakukan kontak dengan serangga yang satu ini.

Mengobati Infeksi Racun Tomcat

Jika sudah melakukan kontak dengan serangga tomcat segera bersihkan dengan sabun untuk menetralisir racun. Dan bila diperlukan kita bisa mengoleskan salep pada kulit yang terserang racun tomcat.

Salep yang digunakan bisa berupa salep hydrocortisone 1 %, betamemasone, acyclovir 5%, atau bisa juga menggunakan antibiotik neomcyin sulfat sebanyak 3 x sehari.

Dan hindari luka pada daerah yang terkena racun tomcat karena bisa memicu adanya infeksi sekunder yang lebih berbahaya.

Hindari menggaruk daerah yang terinfeksi karena bisa menyebabkan racun berpindah pada bagian kulit lainnya dan hindari jugga paparan sinar matahari jika tidak ingin bekas luka menghitam. (nn)

Tags: ,

Category: Berita INDONESIA, NON MEDIS

Comments are closed.