Vincent van Gogh, Pelukis Besar Eropa

| June 22, 2012

Vincent van Gogh

Vincent van Goghmerupakan pelukis asal Belanda yang mempunyai gaya tersendiri dalam menuangkan ekspresinya dalam sebuah lukisan.

Lukisan awal van Gogh awalnya bergaya suram namun lambat laun, gaya melukis van Gogh berubah menjadi lukisan cerah dengan mengandalkan permainan/pertukaran cahaya.

Dengan karya seni yang dihasilkannnya, van Gogh dikenal sebagai pelukis terbesar Eropa dalam sejarah seni Eropa.

Lukisan yang dihasilkannya merupakan karya seni terbaik dunia dengan nilai jual yang tinggi. Dan merupakan karya seni yang paling terkenal.

 

Vincent van Gogh, Pelukis Besar Eropa

Biografi Vincent van Gogh

Van Gogh lahir di Zundent, Belanda pada tanggal 30 Maret 1853. Van Gogh merupakan salah satu seniman yang meninggal di usia muda, van Gogh meninggal saat berusia 37 tahun, tanggal 19 Juli 1890 di Prancis.

Pada awalnya, van Gogh bekerja di perusahaan yang menjual karya seni, menjadi guru untuk beberapa waktu dan menjadi misionaris yang di tempatkan di daerah pertambangan yang sangat miskin.

Barulah pada tahun 1880, van Gogh mengeluti dunia seni. Pada awal kehidupannya sebagai pelukis, lukisan van Gogh lebih didominaso oleh warna – warna suram.

Gaya melukisnya setelah van Gogh bertemu dengan pelukis impresionis dan neo – impresionisme di Prancis. Sejak saat itu van Gogh mulai menggunakan dominasi warna – warna cerah.

Gaya melukisnya terus berkembang, hingga menjadi gaya lukisan yang unik dan mudah dikenal. Van Gogh mengalami perkembangan yang pesat dalam dunia lukis sejak tinggal di Arles, Prancis.

Gaya lukisan van Gogh yang awalnya impresionisme  berubah menjadi ekspresionisme, karena keterbatasan yang ada  pada gaya impresionisme.

Meskipun telah menghasilkan banyak karya seni yang bernilai tinggi, namun selama hidupnya, van Gogh hanya menjual satu karya seninya.

Sebuah lukisan yang dinamakan “Red Vineyard at Arie” pada tahun 1889. (nn)

Tags: , , , , , , , , , ,

Category: Pria, Umum

Comments are closed.